eh? sudah lama sekali ya aku tidak memakai sapaan 'hello kontemporer people' atau 'hello blog'. sepele memang, tapi rasanya sapaan preambule itu ternyata penting adanya. baru saja kusadari bahwa di beberapa postinganku serasa langsung nyerocos saja hahaha
well, cukup lama aku mengurus blog ini. isinya mulai dari tentang hal-hal depresif, suka, duka, jatuh cinta, hingga hal-hal sepele yang sepertinya tidak penting. tapi sepertinya sejak aku launch blog ini, aku sama sekali belum pernah memposting satu hal penting dan urgent, yakni "seberapa pentingnya blog untukku?" atau lebih simplenya "apa gunanya blog bagiku?"
well, blogku ini ibarat diary modern. aku menuliskan semuanya yang ada di pikiranku. aku orangnya cukup ekspresif. namun aku lupa sejak kapan, ada beberapa pihak yang merasa risih dengan sikap ekspresifku. kata-kataku yang puitis pun mulai dianggap alay dan sok. thats why i write it! aku sudah terbiasa menulis diary sejak SD. dengan menulis, aku bisa menumpahkan segala apa yang tidak bisa diucapkan mulutku. dengan menulis aku bisa berekspresi, aku bisa mencurahkan isi hati, bahkan aku juga bisa berkomunikasi. dengan menulis aku bisa mengendalikan cara komunikasiku. maksudnya aku menuliskan apa yang hendak aku ucapkan, kemudian aku pikirkan kembali apa yang hendak aku sampaikan itu. karena aku tidak ingin menyakiti pihak lain. setelah dianggap cukup baik dan sopan, baru aku posting.
banyak pihak yang melihat bahwa aku adalah tipikal orang yang periang, cheerful, dan bersemangat. tapi aku tetaplah manusia. peribahasa mengatakan tidak ada gading yang tak retak. tidak ada kehidupan yang sempurna. begitu pula dengan kehidupanku. beberapa pihak juga menganggapku sebagai manusia picisan. banyak yang menganggap bahwa omonganku tidak penting. tiap aku menanggapi ataupun merespon suatu hal, mereka menganggap kata-kata dari mulutku hanyalah angin lalu tak bernada. thats why i write it! dan sekali lagi, dengan menulis, aku bisa menyampaikan hal-hal yang tidak bisa diucapkan mulutku.
seperti di awal aku bilang, buatku blog adalah diary modern. itu keren! thats why aku menamakan blogku dengan KONTEMPORER: sesuatu yang baru, memperbarui, dan diperbarui itu menarik! aku suka sesuatu yang baru asalkan tidak menimbulkan dampak negatif.
blog bukan hanya sekedar diary, melainkan sharing media dengan orang lain, bahkan orang-orang yang tidak aku kenal. melalui internet, orang-orang bisa menjangkau blogku. dan siapapun yang mengunjungi blogku, kujuluki 'kontemporer people'. frasa yang aneh memang, tapi entah kenapa aku suka frasa itu hehehe
oh iya, ada beberapa temanku menggunakan blog sebagai media bisnis. si adien, contohnya. ia pebisnis font. ia sudah mendapatkan loyalti yang lumayan atas penjualan font-nya. dan ia juga mendapatkan uang dari setiap klik yang menuju ke blognya. itulah yang dinamakan PPC, Pay Per Click. saat temanku yang lain, si vicky, tertarik dengan konten blogku, ia iseng ingin lihat statistik blogku. setelah dilihatnya, dia bilang, "Wih, gila! statistikmu sudah lebih dari 2000 kunjungan? kalau kamu ikut PPC dari dulu, pasti sekarang duitmu sudah lumayan banyak! lihat, per harinya rata-rata ada 10 orang yang meninjau blogmu!" aku pun kaget dan merespon, "Kalau pengunjung blogku bisa segitu, tapi tetep aja dari dulu followersku cuma 3 orang," dan vicky menjawab, "Pengunjung itu lebih penting dari followers. apa artinya followers kalau mereka saja lihat blogmu tidak sesering pengunjung nonfollowers? pengunjung nonfollowers itu peduli dengan konten blogmu. isi blogmu kan ringan, tapi masih seputar kehidupan sehari-hari. mungkin beberapa dari mereka juga mengalami hal yang sama. mungkin itu sebabnya mereka tertarik mengunjungi blogmu," mendengar penjelasan vicky, mataku jadi berbinar seolah mengatakan, "ternyata ada yang peduli dengan tulisan-tulisan 'kentang'-ku itu. alhamdulillaaaahhh"
kemudian ada seorang adik kelasku yang mengatakan, "Mbak, aku suka blognya mbak loh! nggak terkesan menggurui. isinya cool, apalagi yang tentang puisi mbak buat si lovely someone. kata-katanya menyentuh dan terdengar sangat ikhlas. keren!" aku terbelalak. dari mana ia tau blogku? memang sih, aku mencantumkan blog site ku di site twitter, tapi aku rasa tidak pernah ada yang perduli dengan link itu,
"Kamu tau darimana tentang blogku?"
dan dia bilang, "Tau darimana ya? lupa. hehehe"
"beeeeehhhh" meskipun aku sedikit kecewa dengan responnya, aku bersyukur telah mendapatkan apresiasi yang baik dari seorang adik kelas. aku pikir, aku blogku itu sangat tidak penting untuk dibaca, tapi ternyata tidak.
dan kini aku sadar, meskipun aku sering dianggap kentang, tidak penting, sok sibuk dan sok pintar, sok pengen dikenal, sok pengen eksis dan sok sok lainnya, aku tidak perlu berkecil hati. walaupun aku jarang didengarkan, tapi aku masih bisa 'dibaca' melalui tulisanku, dan aku rasa tidak ada yang salah dengan hal yang satu ini.
ketika aku kecewa, aku menulis.
ketika aku sedih, aku menulis.
ketika aku senang, aku menulis.
ketika aku merasa biasa saja, aku menulis.
ketika aku merasa ada yang ingin aku share, aku menulis.
bahkan ketika aku jatuh cinta, aku menulis. (yang ini memang terlihat sedikit pecundang sih, hehehe)
oh iya, ehem, bukan bermaksud untuk promosi atau (lagi-lagi) sok sibuk dan sok pintar, sok pengen dikenal, sok pengen eksis dan sok sok lainnya, aku mengisi waktu liburan puanjangku dengan menggarap naskah yang ingin sekali aku bukukan. judulnya 'BUKAN OMONG KENTANG'. isinya sebagian dari blog ini, sebagian cerpen, sebagian kisah pribadi yang terdapat pesan moralnya. nggak bermaksud meniru si Raditya DIka sih, tapi aku pengen memberitahu kepada banyak pihak mengenai orang-orang terkebiri dan tidak dianggap penting. cuma itu. diterbitkan atau tidak, itu urusan belakang. kalaupun terbit, laku (amiiinnnn) atau tidak, itu juga urusan belakang. aku tidak bertujuan komersil dalam menggarap naskah ini, aku hanya ingin sekali men-shout out-kan, bahwa orang 'kentang' itu juga manusia.
finally, thanks a lot for Allah SWT, yang sudah memberikan banyak anugerah dan nikmat hingga aku masih bisa berkarya sampai saat ini.
Almarhum Papa yang telah mendidikku bagaimana caranya menikmati hidup dengan banyak-banyak bersyukur dan agar terus bersabar serta tawakal,
buat Mama dan Adek yang doyan ngasih ocehan pedas dan kritiknya sehingga menginspirasiku untuk menulis.
buat kontemporer people yang sudah bersedia mengunjungi blogku hanya untuk membaca celotehanku yang tidak penting. hehehe
buat orang-orang yang sudah menganggapku picis, tanpa kalian, blog ini isinya pasti tentang alay-alay melulu hehehe
buat kamu, yang sudah memberikan beberapa inti pemikiran indah dan berhasil kuubah menjadi puisi (yang katanya sih) cukup menyentuh.
I LOVE YOU ALL!