Kalo ini sih hasil konsep absurd sebelum tidur.
First of all, entah kenapa pengen bilang "Aku kangen kamu, Riadi"
*skip*
Sebagai manusia yang hobinya mengeluh tiap hari, selalu ada saja kata-kata umpatan yg keluar dari mulut ataupun hanya terucap dalam hati saja.
Aku lupa kapan terakhir aku mengucapkannya, atau pada siapa terakhir aku mengucapkannya.
"Ketika Papa pergi, sembilan per sepuluh dari diriku ikut pergi. Jadi sebenarnya aku ini hanya mayat hidup. Mayat yang seakan-akan hidup, atau manusia hidup yang sebenarnya mati"
Ah, Dhita lebay.
Ya.
Tidak.
Bisa jadi.
*maaf, anda gagal mendapatkan uang tunai senilai dua juta rupiah. Terima kasih*
Aku tidak tahu bagaimana caranya merangkai kata agar terlihat agamis. Aku percaya pada Tuhanku. Aku sangat yakin kepada-Nya. Aku yakin Dia menjaga Papaku disana. Dia masih menjaga dekatnya jarak antara aku dengan Papa.
Aku tidak pernah bermaksud berpaling dari Tuhan. Tapi di saat aku frustrasi, yg aku ingat pertama kali adalah Papa. Entah mengapa wajah tampannya itu mampu mengusap hilang raut kecemasan di wajahku. Semakin lama semakin dalam. Seakan-akan Papa membisikkan sesuatu kepadaku, "Kamu kuat, Nak" atau "Sabar, Nak"
Aku akui, aku sering lemah iman jika mengingat Papa. Betapa aku selalu ingin berada di dekatnya. Aku tidak sedang menantang maut, tapi aku sangat ingin berkumpul lagi dengan Papa.
Aku tidak mau munafik, tanpanya, AKU HANYA MAYAT HIDUP!
Katakanlah aku ini adalah seorang ratu drama!
Aku sanggup kehilangan seluruh dunia, asalkan aku masih memiliki Papa.
Pria gagah sumber kekuatanku selama ia tinggal pergi, hanya tergiang dalam imaji belaka.
Papa, aku kangen...
KONTEMPORER
segala sesuatu yang baru, memperbarui dan diperbarui itu menarik
Sunday, 8 February 2015
Saturday, 24 January 2015
Aku yang (sudah) Bosan
24 Januari 2015, 16:30
Aku masih duduk manis di depan komputer, tepatnya di meja kerjaku. Sambil menunggu jam pulang (padahal meja masih berserakan akan kertas-kertas laporan yang berhasil membuatku pusing), aku beranjak berselancar untuk ngeblog (secara colongan).
Sabtu, akhir pekan ini alhamdulillah kulalui dengan baik. Sangat minim masalah. Sungguh hati ini seakan tak berhenti bersyukur. Karena hari-hari sebelumnya dalam minggu membuat kepalaku terasa berat akan beban-beban pekerjaan yang harus aku selesaikan.
Iseng-iseng buka twitter, masih saja kutemukan beberapa twit teman-temanku (yang tak mau kusebutkan namanya) masih saja merutuki kisah cintanya yang tragis dari berbagai sisi. Entah harus merasa geli atau bagaimana, aku hanya menggelengkan kepala.
Aku masih ingat saat aku merasakan ada mendung kelabu di hatiku, kala itu. Aku tidak bisa menyebutnya jatuh cinta. Karena ia masih belum bisa membuatku menangis tersedu-sedu hingga menghabiskan stock tissue di rumah maupun di meja kerjaku. Aku merasa ini adalah perasaan sesaat yang menimbulkan kehampaan lagi. Tidak seperti saat aku masih SMA, kuakui kala itu aku sedang jatuh cinta. Tapi yang ini tidak.
Tiba-tiba di kepalaku seperti ada banyak malaikat kecil bersayap mungil memberikan kesejukan. Sebuah pencerahan dari Yang Maha Kuasa, bahwa ternyata definisi cinta tidak sesempit mencintai seorang laki-laki dan berkeinginan untuk memilikinya. Cinta itu alangkah luas jangkauan pembahasannya. Dan sangat tidak mungkin aku jabarkan disini, mengingat jam pulang kerja akan tiba dalam waktu 22 menit lagi.
Aku sampai menyadari, ternyata hatiku memang sangat keras. Sulit untuk dilunakkan. Bagaikan daging sapi yang dimasukkan ke dalam freezer. Direbus dalam air panas selama sejam pun, belum tentu menjadi lunak. Aku perlu air nanas. Tapi aku belum menemukan siapakah si air nanas itu.
Yah, kalau saja sewaktu SMA cintaku tak bertepuk sebelah tangan, mungkin dialah air nanasnya.
Tapi sudahlah, lupakan... Aku sudah melangkah maju.
Aku sudah tidak ingin lagi. Tidak lagi. Tidak ingin lagi menyiksa diri sendiri dengan perasaan yang tidak jelas asal-usulnya, tidak jelas penggambarannya, tidak jelas mau dibawa kemana. Aku sudah terlalu kasian pada diriku sendiri yang selama ini ternyata pun juga menyiksa orang lain..
"Kamu ini PHP. Tingkah laku seperti suka, tapi hanya kamu bawa sampai tingkat pertemanan saja; friend zone!"
Ketika aku merasa kebingungan dan tersiksa, ternyata ada satu kunci untuk menyelesaikannya; BATASI!
Dengan memberikan batas, aku tahu, sampai kemana saja aku harus memikirkannya. Dan itu pula yang membawaku pada batas kewajaran sehingga aku tidak lagi kelihatan edan.
"Mbak, anake sampeyan kuwi ra dilamar a karo wong lanang, sopoooo ngunu? (Mbak, anak kamu itu nggak dilamar seorang lelaki, siapaaaa gitu?)" tanya seorang teman Mamaku.
"Duh, anakku kuwi ra arep lanangan. Ra mikiri lanang blas! (Duh, anakku itu nggak mau pacaran. Nggak mikirin cowok sama sekali!)" jawab Mamaku.
Sebenarnya tidak seburuk itu.....
Aku hanya belum menemukan air nanas yang tepat.
Dan bukan berarti aku menutup pintu hati. Tapi untuk saat ini, apa ya?
Ah, nanti saja. Pekerjaanku masih numpuk, tiap hari diomelin atasan, pusing dengan report-report yang masih banyak tidak karuannya, revisi ini itu, update report tiap minggu, 10 jam di depan komputer dan bla bla bla.
Semoga saja umur ini panjang... Aamiin..
Aku masih duduk manis di depan komputer, tepatnya di meja kerjaku. Sambil menunggu jam pulang (padahal meja masih berserakan akan kertas-kertas laporan yang berhasil membuatku pusing), aku beranjak berselancar untuk ngeblog (secara colongan).
Sabtu, akhir pekan ini alhamdulillah kulalui dengan baik. Sangat minim masalah. Sungguh hati ini seakan tak berhenti bersyukur. Karena hari-hari sebelumnya dalam minggu membuat kepalaku terasa berat akan beban-beban pekerjaan yang harus aku selesaikan.
Iseng-iseng buka twitter, masih saja kutemukan beberapa twit teman-temanku (yang tak mau kusebutkan namanya) masih saja merutuki kisah cintanya yang tragis dari berbagai sisi. Entah harus merasa geli atau bagaimana, aku hanya menggelengkan kepala.
Aku masih ingat saat aku merasakan ada mendung kelabu di hatiku, kala itu. Aku tidak bisa menyebutnya jatuh cinta. Karena ia masih belum bisa membuatku menangis tersedu-sedu hingga menghabiskan stock tissue di rumah maupun di meja kerjaku. Aku merasa ini adalah perasaan sesaat yang menimbulkan kehampaan lagi. Tidak seperti saat aku masih SMA, kuakui kala itu aku sedang jatuh cinta. Tapi yang ini tidak.
Tiba-tiba di kepalaku seperti ada banyak malaikat kecil bersayap mungil memberikan kesejukan. Sebuah pencerahan dari Yang Maha Kuasa, bahwa ternyata definisi cinta tidak sesempit mencintai seorang laki-laki dan berkeinginan untuk memilikinya. Cinta itu alangkah luas jangkauan pembahasannya. Dan sangat tidak mungkin aku jabarkan disini, mengingat jam pulang kerja akan tiba dalam waktu 22 menit lagi.
Aku sampai menyadari, ternyata hatiku memang sangat keras. Sulit untuk dilunakkan. Bagaikan daging sapi yang dimasukkan ke dalam freezer. Direbus dalam air panas selama sejam pun, belum tentu menjadi lunak. Aku perlu air nanas. Tapi aku belum menemukan siapakah si air nanas itu.
Yah, kalau saja sewaktu SMA cintaku tak bertepuk sebelah tangan, mungkin dialah air nanasnya.
Tapi sudahlah, lupakan... Aku sudah melangkah maju.
Aku sudah tidak ingin lagi. Tidak lagi. Tidak ingin lagi menyiksa diri sendiri dengan perasaan yang tidak jelas asal-usulnya, tidak jelas penggambarannya, tidak jelas mau dibawa kemana. Aku sudah terlalu kasian pada diriku sendiri yang selama ini ternyata pun juga menyiksa orang lain..
"Kamu ini PHP. Tingkah laku seperti suka, tapi hanya kamu bawa sampai tingkat pertemanan saja; friend zone!"
Ketika aku merasa kebingungan dan tersiksa, ternyata ada satu kunci untuk menyelesaikannya; BATASI!
Dengan memberikan batas, aku tahu, sampai kemana saja aku harus memikirkannya. Dan itu pula yang membawaku pada batas kewajaran sehingga aku tidak lagi kelihatan edan.
"Mbak, anake sampeyan kuwi ra dilamar a karo wong lanang, sopoooo ngunu? (Mbak, anak kamu itu nggak dilamar seorang lelaki, siapaaaa gitu?)" tanya seorang teman Mamaku.
"Duh, anakku kuwi ra arep lanangan. Ra mikiri lanang blas! (Duh, anakku itu nggak mau pacaran. Nggak mikirin cowok sama sekali!)" jawab Mamaku.
Sebenarnya tidak seburuk itu.....
Aku hanya belum menemukan air nanas yang tepat.
Dan bukan berarti aku menutup pintu hati. Tapi untuk saat ini, apa ya?
Ah, nanti saja. Pekerjaanku masih numpuk, tiap hari diomelin atasan, pusing dengan report-report yang masih banyak tidak karuannya, revisi ini itu, update report tiap minggu, 10 jam di depan komputer dan bla bla bla.
Semoga saja umur ini panjang... Aamiin..
Wednesday, 24 December 2014
Aku Bukan Pelari
Aku bukan pelari
Yang terburu-buru dan terengah-engah mengejar asa
Aku hanya pejalan kaki
Yang terlihat lamban namun panjang langkahnya
Aku bukan pelari
Yang suka menyalip kanan kiri
Aku hanya pejalan kaki
Menginjak marka jalan silih berganti
Aku bukan pelari
Yang berkeras ingin cepat sampai
Aku hanya pejalan kaki
Menikmati udara dengan santai
Aku bukan pelari
Yang harus mengejarmu kesana-kesini
Aku hanya pejalan kaki
Yang melangkah di belakangmu sambil menanti kau kembali
Aku bukan pelari
Yang tergesa-gesa menggapai cinta
Aku hanya pejalan kaki
Yang terus berusaha sampai saatnya tiba
-dra-
Yang terburu-buru dan terengah-engah mengejar asa
Aku hanya pejalan kaki
Yang terlihat lamban namun panjang langkahnya
Aku bukan pelari
Yang suka menyalip kanan kiri
Aku hanya pejalan kaki
Menginjak marka jalan silih berganti
Aku bukan pelari
Yang berkeras ingin cepat sampai
Aku hanya pejalan kaki
Menikmati udara dengan santai
Aku bukan pelari
Yang harus mengejarmu kesana-kesini
Aku hanya pejalan kaki
Yang melangkah di belakangmu sambil menanti kau kembali
Aku bukan pelari
Yang tergesa-gesa menggapai cinta
Aku hanya pejalan kaki
Yang terus berusaha sampai saatnya tiba
-dra-
Monday, 27 October 2014
Who Dhita Really is
who is the real dhita?
hhhh jadi ceritanya (saat ngetik ini) dhita lagi di rumah nenek, ngetik pake netbooknya sepupu gegara entah kenapa blackberry-ku nggak bisa akses blgospot. itu ngeselin pake banget! sebagai seorang blogger, itu adalah salah satu hal yang sangat menyebalkan. doain bisa ada rezeki lebih deh suatu hari nanti, biar bisa beli gadget yg bs dibuat ngeblog tanpa ngebuang BB kesayangan ini wahahaha
hhmm aku pikir sih selama ini, kalian, kontemporer people, kebanyakan cuma baca blog aku aja tanpa menerawang bagaimana dhita yang sebenarnya. meskipun aku yakin, pasti ada lah beberapa yang bisa membayangkan dhita itu orangnya seperti apa, sifatnya seperti apa dsb.
now and here, dhita bakal jelasin (semi curhat juga sih) tentang siapa dhita yang sebenar-benarnya. bisa jadi sih sebagai bentuk perluasan dari 20 facts about me kemaren hihihi
1. dhita pengen jadi cowok
well, apa rasanya jadi satu-satunya cewek dalam keluarga yang notabene beranak-pinak laki-laki? ini gen nyasar deh pastinya. dari mama. ya, dari mama. nggak munafik sih, aku sering menggerutu kenapa aku harus terlahir sebagai perempuan? i want to have more power! dan kenapa banyak orang yang berfikiran kalo 'power' itu hanya dimiliki lelaki? kalian pikir jadi cewek itu enak? enggak! kalian pikir sendiri deh apa nggak enaknya jadi cewek. tapi yang jelas, aku pengen jadi cowok karena murni alasan berikut ini; pengen ngerasain berantem pukul-pukulan man to man sama cowok lain. kalo aku jago pukul, siapa yang bakal berani gangguin aku? hahaha
2. dhita orangnya egois
egois, keras kepala, keukeuh, kepala batu dan semacamnya.sekali aku punya prinsip, yg sering kejadian pasti begini; kalian nasihatin aku, nasihat kalian masuk kuping kanan aku, keluar kuping kiri aku. udah, sesimpel itu aja.
3. dhita is a drama queen
yes i am! ada yang dirugikan? bilang!
ada yang bilang aku alay? kalian nggak pernah alay?
ada yang bilang aku norak abis, frontal maksimal, hiperbola? oh yes, just call me like that like you've never did -_____-
4. dhita nggak gampang jatuh cinta
maksudmu aku kudu gampang suka gitu? jomblo ya jomblo aja, nggak usah lah ngaku-ngaku udah laku kalo emang masih sendiri gara2 aku emang tukang PHP. WAIT!!! kejadian serupa bukan karena hanya adanya seorang tukang PHP, tapi karena ada pihak lain yang terlalu berharap! CAMKAN!
5. duh wait dhita diajak ngomong melulu sama tante yang juga ikutan begadang -______- nggak fokus deh
6. dhita orangnya plin-plan
oke, emang iya. dhita emang umur doang 20 tahun, tapi kelakuan masih 15 tahun, masih labil. aku akui itu. but remember, people's judge. haters selalu membenci apa yang kita lakukan, terlepas dari aku melakukan hal yang benar atau salah
7. proud to be myself
DHITA IS THE FASHION FOLLOWER. but, dhita punya style sendiri. apa itu? percaya diri untuk menjadi diri sendiri. dari cara berpakaian murni sesuai mood. nggak pernah tiba-tiba sok cantik karena pengen ditengok cowok. hhhhhrrr what the hell that is!
8. YES! DHITA IS THE REAL DRAMA QUEEN!!!
suka-suka lu dah mau nyebut gue apaan!
9. dhita nggak suka memforumkan topik 'sex'
oke, ini emang kampungan. kelihatan banget kalo aku masih bocah ingusan. nggak tau kenapa selalu tutup telinga kalo udah dengerin topik itu. aku nggak pengen denger. biarkan hal itu terjadi setelah ada yang ucapin ijab kabul buat dhita, nggak usah dibahas dalam forum. it will naturally happen.
10. dhita is rude
why you gotta be so rude? don't you know i'm human too?
oke, tak jelasin!
aku jadi orang jutek, judes, pedes, jahat, dingin, itu semenjak papa meninggal. alasannya?
papaku itu orangnya teges. beliau akan marah semarah-marahnya (bahkan kayak orang kesetanan) kalo beliau tahu aku dalam keadaan yang tidak aman/diganggu orang lain. he was so protective to me. setelah beliau meninggal, ya hanya cara dengan menjadi judeslah yang aku tau sejak aku kecil untuk melindungi diri sendiri. mungkin kurang bener ya, tapi waktu kecil aku mudah terdoktrin, jadi apa yang papa tanamkan sejak kecil, pasti akan aku bawa sampe aku dianter ke liang kubur nanti. i just don't know why. jadi dhita minta maaf ya kalo ada yang sakit hati gegara dhita judesin hehe
11. dhita bukan tipe orang penakut.
takut sama apa? hantu? for what? manusia lebih mulia daripada jin! udah gitu aja.
takut sama siapa? sama orang yang lebih berkuasa? kekuasaan itu objek yang (terkadang) bisa menjadi subjek. tapi tetep aja objek! intinya apa? aku nggak pernah takut sama siapapun selagiiiiiii aku sama sekali nggak salah. pernah sih dibilangin sama temen "kamu jgn bikin masalah sama dia. kalo dia nekat ke rumahmu bawa pasukan berparang trus lehermu digorok, gimana coba?"
so? takut mati? mati itu pasti! selagi aku nggak salah dan aku masih punya daya, let's fight! lagi-lagi. dari kecil aku selalu lihat papa sebagai sosok yang pantang gentar. sumpah, papaku itu lelaki super keren! nggak pernah takut sama apa-apa dan siapa-siapa. karena kebenaran pasti menang. kena doktrin lagi kan? emang iya. kalo boleh sih, aku pengen jadi preman pasar buat sehariiiiii aja wkwkwk
13. dhita itu anak manja! sumpah!
iya, kalo udah ngambek banget, makan kudu disuapin mama. iya, ini tampang sekuriti, kelakuan hello kitty (maaf ya, helena karin). kenapa? emang aku akuin, dari kecil apa-apa yang aku mau selalu diturutin sama papa. semenjak papa nggak ada, aku harus mendapatkan apa yang aku mau dengan dayaku sendiri dan pastinya harus dikondisikan. kalo nggak keturutan? aduh kasian bener dah benda-benda di rumah yang nggak selamet dan akhirnya jadi puing-puing tak berharga. ngamuk-ngamuk, lempar ini itu, bentak-bentak orang. am i insane? how if i say yes? but i'm not marshanda, by the way. sebenernya sih nggak dibanggain juga punya sifat manja, i just explain what i have
14. dhita itu doyan bacot
that is one of my talent. talk more, do many more, and get much more! bunyi yang nyaring itu nggak selalu berasal dari tong kosong! gitar pake ampli juga berisik kan? beriaknya air nggak selalu dari sungai yang dangkal! air terjun juga bikin kita kudu ngomong sambil jerit2 kan? intinya nggak semua peribahasa itu bener -_______-
15. dhita suka punya banyak teman
tapi sayangnya sih banyak yang ninggalin aku gara2 bosen sama sifat kepala batuku ini. cuma beberapa aja yang betah. makasih loh ya, sisil yang cerewet, vadhim yang ngeselinnya kebangetan, yoga yang ngeladenin aku untuk sok polos, kak dinna yang sabar bener ngadepin aku, ebiet yang mau jadi bebeb palsuku (biar keliatan punya pacar :D)
dhita nulis beginian bukan buat dibanggain, rek. dhita cuma nulis ini apa adanya banget. bukan untuk ditiru. mungkin masih banyak negatifnya dhita yang ngebikin banyak orang nggak suka sama dhita. but that's the real me. nggak dhita tutup-tutupin. dhita orangnya nggak jaim untuk bertingkah laku. yang mau nambahin, silahkan :)
oh iya satu lagi,
kamu! no comment. udah nggak tau tingkat sok mu itu udah segimana. aku udah hands up. kita emang beda kayaknya. dan aku nggak mau ngatain kamu tukang php dan aku nggak mau ngaku kalo aku kegeeran. haha!
sisanya? mau aku jelasin sampe berbusa juga ujung-ujungnya pasti balik lagi ke 'people's judging!'
:D
hhhh jadi ceritanya (saat ngetik ini) dhita lagi di rumah nenek, ngetik pake netbooknya sepupu gegara entah kenapa blackberry-ku nggak bisa akses blgospot. itu ngeselin pake banget! sebagai seorang blogger, itu adalah salah satu hal yang sangat menyebalkan. doain bisa ada rezeki lebih deh suatu hari nanti, biar bisa beli gadget yg bs dibuat ngeblog tanpa ngebuang BB kesayangan ini wahahaha
hhmm aku pikir sih selama ini, kalian, kontemporer people, kebanyakan cuma baca blog aku aja tanpa menerawang bagaimana dhita yang sebenarnya. meskipun aku yakin, pasti ada lah beberapa yang bisa membayangkan dhita itu orangnya seperti apa, sifatnya seperti apa dsb.
now and here, dhita bakal jelasin (semi curhat juga sih) tentang siapa dhita yang sebenar-benarnya. bisa jadi sih sebagai bentuk perluasan dari 20 facts about me kemaren hihihi
1. dhita pengen jadi cowok
well, apa rasanya jadi satu-satunya cewek dalam keluarga yang notabene beranak-pinak laki-laki? ini gen nyasar deh pastinya. dari mama. ya, dari mama. nggak munafik sih, aku sering menggerutu kenapa aku harus terlahir sebagai perempuan? i want to have more power! dan kenapa banyak orang yang berfikiran kalo 'power' itu hanya dimiliki lelaki? kalian pikir jadi cewek itu enak? enggak! kalian pikir sendiri deh apa nggak enaknya jadi cewek. tapi yang jelas, aku pengen jadi cowok karena murni alasan berikut ini; pengen ngerasain berantem pukul-pukulan man to man sama cowok lain. kalo aku jago pukul, siapa yang bakal berani gangguin aku? hahaha
2. dhita orangnya egois
egois, keras kepala, keukeuh, kepala batu dan semacamnya.sekali aku punya prinsip, yg sering kejadian pasti begini; kalian nasihatin aku, nasihat kalian masuk kuping kanan aku, keluar kuping kiri aku. udah, sesimpel itu aja.
3. dhita is a drama queen
yes i am! ada yang dirugikan? bilang!
ada yang bilang aku alay? kalian nggak pernah alay?
ada yang bilang aku norak abis, frontal maksimal, hiperbola? oh yes, just call me like that like you've never did -_____-
4. dhita nggak gampang jatuh cinta
maksudmu aku kudu gampang suka gitu? jomblo ya jomblo aja, nggak usah lah ngaku-ngaku udah laku kalo emang masih sendiri gara2 aku emang tukang PHP. WAIT!!! kejadian serupa bukan karena hanya adanya seorang tukang PHP, tapi karena ada pihak lain yang terlalu berharap! CAMKAN!
5. duh wait dhita diajak ngomong melulu sama tante yang juga ikutan begadang -______- nggak fokus deh
6. dhita orangnya plin-plan
oke, emang iya. dhita emang umur doang 20 tahun, tapi kelakuan masih 15 tahun, masih labil. aku akui itu. but remember, people's judge. haters selalu membenci apa yang kita lakukan, terlepas dari aku melakukan hal yang benar atau salah
7. proud to be myself
DHITA IS THE FASHION FOLLOWER. but, dhita punya style sendiri. apa itu? percaya diri untuk menjadi diri sendiri. dari cara berpakaian murni sesuai mood. nggak pernah tiba-tiba sok cantik karena pengen ditengok cowok. hhhhhrrr what the hell that is!
8. YES! DHITA IS THE REAL DRAMA QUEEN!!!
suka-suka lu dah mau nyebut gue apaan!
9. dhita nggak suka memforumkan topik 'sex'
oke, ini emang kampungan. kelihatan banget kalo aku masih bocah ingusan. nggak tau kenapa selalu tutup telinga kalo udah dengerin topik itu. aku nggak pengen denger. biarkan hal itu terjadi setelah ada yang ucapin ijab kabul buat dhita, nggak usah dibahas dalam forum. it will naturally happen.
10. dhita is rude
why you gotta be so rude? don't you know i'm human too?
oke, tak jelasin!
aku jadi orang jutek, judes, pedes, jahat, dingin, itu semenjak papa meninggal. alasannya?
papaku itu orangnya teges. beliau akan marah semarah-marahnya (bahkan kayak orang kesetanan) kalo beliau tahu aku dalam keadaan yang tidak aman/diganggu orang lain. he was so protective to me. setelah beliau meninggal, ya hanya cara dengan menjadi judeslah yang aku tau sejak aku kecil untuk melindungi diri sendiri. mungkin kurang bener ya, tapi waktu kecil aku mudah terdoktrin, jadi apa yang papa tanamkan sejak kecil, pasti akan aku bawa sampe aku dianter ke liang kubur nanti. i just don't know why. jadi dhita minta maaf ya kalo ada yang sakit hati gegara dhita judesin hehe
11. dhita bukan tipe orang penakut.
takut sama apa? hantu? for what? manusia lebih mulia daripada jin! udah gitu aja.
takut sama siapa? sama orang yang lebih berkuasa? kekuasaan itu objek yang (terkadang) bisa menjadi subjek. tapi tetep aja objek! intinya apa? aku nggak pernah takut sama siapapun selagiiiiiii aku sama sekali nggak salah. pernah sih dibilangin sama temen "kamu jgn bikin masalah sama dia. kalo dia nekat ke rumahmu bawa pasukan berparang trus lehermu digorok, gimana coba?"
so? takut mati? mati itu pasti! selagi aku nggak salah dan aku masih punya daya, let's fight! lagi-lagi. dari kecil aku selalu lihat papa sebagai sosok yang pantang gentar. sumpah, papaku itu lelaki super keren! nggak pernah takut sama apa-apa dan siapa-siapa. karena kebenaran pasti menang. kena doktrin lagi kan? emang iya. kalo boleh sih, aku pengen jadi preman pasar buat sehariiiiii aja wkwkwk
13. dhita itu anak manja! sumpah!
iya, kalo udah ngambek banget, makan kudu disuapin mama. iya, ini tampang sekuriti, kelakuan hello kitty (maaf ya, helena karin). kenapa? emang aku akuin, dari kecil apa-apa yang aku mau selalu diturutin sama papa. semenjak papa nggak ada, aku harus mendapatkan apa yang aku mau dengan dayaku sendiri dan pastinya harus dikondisikan. kalo nggak keturutan? aduh kasian bener dah benda-benda di rumah yang nggak selamet dan akhirnya jadi puing-puing tak berharga. ngamuk-ngamuk, lempar ini itu, bentak-bentak orang. am i insane? how if i say yes? but i'm not marshanda, by the way. sebenernya sih nggak dibanggain juga punya sifat manja, i just explain what i have
14. dhita itu doyan bacot
that is one of my talent. talk more, do many more, and get much more! bunyi yang nyaring itu nggak selalu berasal dari tong kosong! gitar pake ampli juga berisik kan? beriaknya air nggak selalu dari sungai yang dangkal! air terjun juga bikin kita kudu ngomong sambil jerit2 kan? intinya nggak semua peribahasa itu bener -_______-
15. dhita suka punya banyak teman
tapi sayangnya sih banyak yang ninggalin aku gara2 bosen sama sifat kepala batuku ini. cuma beberapa aja yang betah. makasih loh ya, sisil yang cerewet, vadhim yang ngeselinnya kebangetan, yoga yang ngeladenin aku untuk sok polos, kak dinna yang sabar bener ngadepin aku, ebiet yang mau jadi bebeb palsuku (biar keliatan punya pacar :D)
dhita nulis beginian bukan buat dibanggain, rek. dhita cuma nulis ini apa adanya banget. bukan untuk ditiru. mungkin masih banyak negatifnya dhita yang ngebikin banyak orang nggak suka sama dhita. but that's the real me. nggak dhita tutup-tutupin. dhita orangnya nggak jaim untuk bertingkah laku. yang mau nambahin, silahkan :)
oh iya satu lagi,
kamu! no comment. udah nggak tau tingkat sok mu itu udah segimana. aku udah hands up. kita emang beda kayaknya. dan aku nggak mau ngatain kamu tukang php dan aku nggak mau ngaku kalo aku kegeeran. haha!
sisanya? mau aku jelasin sampe berbusa juga ujung-ujungnya pasti balik lagi ke 'people's judging!'
:D
Wednesday, 8 October 2014
STOP nge-BC!!!
Dear Kontemporer people,
as you know lah, I'm only human. HUMAN. Not a devil, even not an angel.
But, dear, human could be like a devil, but won't be like an angel (or perhaps just for a several people could be like that?). I dont know.......
And, dear, let me post this article using subject of 'GUE' just because I do feel a devil inside me right now. You know why? Let me explain.....
JASIIIIIIIIIKKKK sumpah suer paling nggak suka kalo terima-terima BC (broadcast) (refer to BBM)!
In my whole life, gue cuma pernah sekali nge-BC dan sekali di-BC-in. Udah, setelah itu gue nggak pernah BC-BCan lagi! Kalo masalah promote pin gue masih nggak masalah. Entah nantinya mau gue invite atau enggak, itu urusan belakang. Yang jelas gue nggak ikutan cape buat ngeforward itu BC.
Tapi yang bener-bener ngeselin adalah BC yang udah keterlaluan!
Masih ingat dengan fenomena SMS 'Mama minta pulsa'?
-______-
Gue pernah beberapa kali dapet sms beginian. Salah satunya pernah dapet sms kayak gitu, tapi Subjeknya bukan Mama, melainkan Bapak.
Ceritanya Bokap gue (si bapak yg ngaku-ngaku) minta dikirimin pulsa 10 dan dia bilang keadaan lg emergency banget.
Ini orang minta diseret ke neraka...
BOKAP GUE UDAH MENINGGAL!!!!!
Apa rasanya ketika lo udah nggak punya bapak, tapi lo dapet sms semacam itu? Waktu itu gue masih labil banget, gue ngerasa ini penghinaan. Sebagai anak yatim, gue marah. Ya jelas lah. Tapi gue mikir lagi, orang yang ngirimin sms kayak gini pasti ngirim smsnya secara random. Akhirnya gue bales....
Nggak cuma itu!
Masih inget sama broadcast yang tentang seorang nenek yang gue juga lupa siapa namanya. Dia bilang kita harus forward BC itu ke semua kontak BBM dan dilarang keras untuk mengenyahkan pesan itu. Kalo kita nggak forward, dia bakal dateng ke rumah kita jam 9 malem trus dia bakal mencongkel mata kita. Dia juga cerita tentang bukti-bukti yang beritanya udah tersebar di berbagai surat kabar. Jonathan, 9 tahun, matanya dicongkel gara-gara nggak forward BC itu dan sebagainya.
BC kurang cerdas. JAM 9 LALU LALANG JALANAN MASIH RAME, BEGOOO!!! KITA TERIAK AJA ATAU PAKE TOA SEKALIAN BISA KENA KEPUNG LO, NENEK-NENEK PEYOT!!!
Fyuuuuhhh...
Mau tau apa yang lebih parah?
Gue juga sering dapet BC yang mengingatkan tentang hari-hari mulia dalam suatu agama. Dan kita diwajibkan untuk saling mengingatkan dengan cara nyebarin ulang itu BC. Yah, sesaat gue emang ngerti bahwa adalah suatu kewajiban bagi kita untuk saling mengingatkan sesama umat. Itu nggak salah kok. Tapi yang salah adalah di ujung BC pasti ada ancaman2 yang cukup mengerikan kalo kita nggak nyebarin itu BC. Lebih2 kalo ancemannya itu ibadah nggak diterima lah, bakal disiksa abis-abisan di dalam kubur lah, pas meninggal mayatnya bisa busuk lah.
HELLOOOOOOWWWWW. LO NGINGETIN GUE BUAT IBADAH, APA NGEDOAIN GUE BIAR CEPET MATI????
Jauh lebih parah lagi kalo yg ngirim BC kayak gitu adalah orang yang gue kenal cukup beriman dan kelihatan alim. Sumpah pengen gue jambak2 rambutnya!!!
Dan semalem, gue dapet BC dari seorang rekan tentang adanya gerhana bulan total. Yah, gue udah denger sih kabar yang bakalan ada gerhana bulan itu. Ketika gerhana bulan terlihat, seluruh umat muslim disunnahkan untuk menunaikan solat sunnah gerhana. I know that.
Tapi yang ini udah out of the line banget bro! Gue dapet BC yang isinya kudu ngingetin sesama umat (lagi-lagi ngingetin sesama umat sih) kalo malem itu terjadi gerhana. Kita disuruh memperbanyak sholat, bertasbih dan membaca Kitab suci Al-Quran serta shalawat Nabi.
TAPIIIIIIIIIIIIIII...........
Ujung2nya juga ngeselin banget!!!
Lo tau apa soal hidup gue?
Lo tau apa soal kronologi kematian gue nanti? Lo Tuhan gue?
Kenapa harus KEMALUAN? Lo gila sex? Atau lo hampir kena kebiri?
Dan kenapa lo pasang watados (wajah tanpa dosa) banget dengan bilang 'maaf, aku hanya meneruskan pesan ini'???
Kesimpulan gue sih cuma satu, perhaps yes gue bukan Tuhan, tapi gue ngerasa.... LO NGGAK PUNYA IMAN!!!
Lo ngingetin ya udah ngingetin aja! Nggak usah pake ngancem-ngancem! Lo pikir gue takut? Mau nanti hidup gue nggak tenang kek, mau nanti mati sakaratul maut gue dipersulit kek, mau titit gue bakal busuk sebusuk-busuknya kek, itu bukan urusan lo! Semuanya itu Wallahu Alam. Apa kata Tuhan. Kalo Tuhan berkehendak gue mati dengan keadaan titit membusuk, cuma Dia yang tahu kenapa gue bisa mati dengan keadaan titit gue membusuk. Ada urusan apa lo?
So dear kontemporer people yang baik hatinya,
udahlah, mending nggak usah percaya sama BC BC begituan. Yang percaya dan malah meneruskan BC itu, maaf aja, gue udah jahat banget menilai pemikiran kalian terlalu sempit. Ngapain takut sama BC??? Mereka cuma cari sensasi! Mereka lagi duduk santai sambil ngerokok dan ngopi (mungkin), dan dengan santainya mereka sebarin BC nggak bermutu kayak gitu. Sorry, gue nggak sepicis yang lo kira.
Lo nyebarin berita kalo dajjal muncul di atas bumi? Gue tanya deh, lo tau ciri2 dajjal seperti apa?
Gue percaya dajjal itu ada. Kapanpun kiamat datang, itu udah kehendak Tuhan. Mau lo lari kemanapun, ujung-ujungnya lo juga bakal mati.
Satu lagi. Beberapa hari yang lalu gue juga sempet dapet BC tentang penganiayaan anak lah, KDRT lah, ini lah itu lah. Intinya kita kudu nyebarin itu BC ke semua contact BBM dengan harapan BC itu bisa sampe ke KOMNAS HAM.
Dear yang ngirim BC, lo lupa teknologi surat elektronik yang namanya email? Lo lupa sama teknologi video sharing yang namanya Youtube? Lo lupa sama teknologi berbagai social media (dengan berbagai bahasa yang tidak keruan) yang sekali jadi TTWW bisa sampe ke telinga Presiden? Lo lupa juga sama fasilitas mention? Dan yang paling lo lupain sih kayaknya DI SETIAP DAERAH ITU ADA POLSEK DAN POLRES!!! LAPOR AJA!!!
MASIH MAU BILANG KALO GUE INI HIPERBOLA? MENDRAMATISIR? DRAMA QUEEN?
Pikirin lagi deh....
as you know lah, I'm only human. HUMAN. Not a devil, even not an angel.
But, dear, human could be like a devil, but won't be like an angel (or perhaps just for a several people could be like that?). I dont know.......
And, dear, let me post this article using subject of 'GUE' just because I do feel a devil inside me right now. You know why? Let me explain.....
JASIIIIIIIIIKKKK sumpah suer paling nggak suka kalo terima-terima BC (broadcast) (refer to BBM)!
In my whole life, gue cuma pernah sekali nge-BC dan sekali di-BC-in. Udah, setelah itu gue nggak pernah BC-BCan lagi! Kalo masalah promote pin gue masih nggak masalah. Entah nantinya mau gue invite atau enggak, itu urusan belakang. Yang jelas gue nggak ikutan cape buat ngeforward itu BC.
Tapi yang bener-bener ngeselin adalah BC yang udah keterlaluan!
Masih ingat dengan fenomena SMS 'Mama minta pulsa'?
"Ini Mama, pakai nomor orang. Tolong isikan pulsa 10 ribu di no baru Mama, ini nomernya; 08154875xxxxx. Cepetan isikan, jangan ditelepon dulu. Mama lagi di kantor polisi. Nanti mama telepon kamu"Gue percaya, yang nggak pernah dapet sms serupa adalah orang-orang yang baru punya HP di tahun 2013
-______-
Gue pernah beberapa kali dapet sms beginian. Salah satunya pernah dapet sms kayak gitu, tapi Subjeknya bukan Mama, melainkan Bapak.
Ceritanya Bokap gue (si bapak yg ngaku-ngaku) minta dikirimin pulsa 10 dan dia bilang keadaan lg emergency banget.
Ini orang minta diseret ke neraka...
BOKAP GUE UDAH MENINGGAL!!!!!
Apa rasanya ketika lo udah nggak punya bapak, tapi lo dapet sms semacam itu? Waktu itu gue masih labil banget, gue ngerasa ini penghinaan. Sebagai anak yatim, gue marah. Ya jelas lah. Tapi gue mikir lagi, orang yang ngirimin sms kayak gini pasti ngirim smsnya secara random. Akhirnya gue bales....
"Pa, ngapain minta isi pulsa sih? Waktu pemakaman Papa, kata Pak Ustadz-nya udah dipastikan di dalam kubur itu nggak ada satu harta pun yang ikut terkubur. Jadi di liang lahat Papa bawa hape dan kehabisan pulsa? Telpon siapa aja sih, Pa? Boros banget!"Gue nggak bisa ngebayangin reaksi yang ngirim sms kayak apaan. Entah dia nanggepinnya serius atau malah ketawa cekikikan. Tapi gue nganggepnya serius. Biar itu orang tau kalo gue udah nggak punya bokap!!!
Nggak cuma itu!
Masih inget sama broadcast yang tentang seorang nenek yang gue juga lupa siapa namanya. Dia bilang kita harus forward BC itu ke semua kontak BBM dan dilarang keras untuk mengenyahkan pesan itu. Kalo kita nggak forward, dia bakal dateng ke rumah kita jam 9 malem trus dia bakal mencongkel mata kita. Dia juga cerita tentang bukti-bukti yang beritanya udah tersebar di berbagai surat kabar. Jonathan, 9 tahun, matanya dicongkel gara-gara nggak forward BC itu dan sebagainya.
BC kurang cerdas. JAM 9 LALU LALANG JALANAN MASIH RAME, BEGOOO!!! KITA TERIAK AJA ATAU PAKE TOA SEKALIAN BISA KENA KEPUNG LO, NENEK-NENEK PEYOT!!!
Fyuuuuhhh...
Mau tau apa yang lebih parah?
Gue juga sering dapet BC yang mengingatkan tentang hari-hari mulia dalam suatu agama. Dan kita diwajibkan untuk saling mengingatkan dengan cara nyebarin ulang itu BC. Yah, sesaat gue emang ngerti bahwa adalah suatu kewajiban bagi kita untuk saling mengingatkan sesama umat. Itu nggak salah kok. Tapi yang salah adalah di ujung BC pasti ada ancaman2 yang cukup mengerikan kalo kita nggak nyebarin itu BC. Lebih2 kalo ancemannya itu ibadah nggak diterima lah, bakal disiksa abis-abisan di dalam kubur lah, pas meninggal mayatnya bisa busuk lah.
HELLOOOOOOWWWWW. LO NGINGETIN GUE BUAT IBADAH, APA NGEDOAIN GUE BIAR CEPET MATI????
Jauh lebih parah lagi kalo yg ngirim BC kayak gitu adalah orang yang gue kenal cukup beriman dan kelihatan alim. Sumpah pengen gue jambak2 rambutnya!!!
Dan semalem, gue dapet BC dari seorang rekan tentang adanya gerhana bulan total. Yah, gue udah denger sih kabar yang bakalan ada gerhana bulan itu. Ketika gerhana bulan terlihat, seluruh umat muslim disunnahkan untuk menunaikan solat sunnah gerhana. I know that.
Tapi yang ini udah out of the line banget bro! Gue dapet BC yang isinya kudu ngingetin sesama umat (lagi-lagi ngingetin sesama umat sih) kalo malem itu terjadi gerhana. Kita disuruh memperbanyak sholat, bertasbih dan membaca Kitab suci Al-Quran serta shalawat Nabi.
TAPIIIIIIIIIIIIIII...........
Ujung2nya juga ngeselin banget!!!
"Sebarkan pesan ini. Kalau tidak nanti hidup kalian tidak akan tenang, mati dipersulit dan KEMALUANmu akan membusuk. Maaf, aku hanya meneruskan pesan ini"I believe that you're such an insane guy...
Lo tau apa soal hidup gue?
Lo tau apa soal kronologi kematian gue nanti? Lo Tuhan gue?
Kenapa harus KEMALUAN? Lo gila sex? Atau lo hampir kena kebiri?
Dan kenapa lo pasang watados (wajah tanpa dosa) banget dengan bilang 'maaf, aku hanya meneruskan pesan ini'???
Kesimpulan gue sih cuma satu, perhaps yes gue bukan Tuhan, tapi gue ngerasa.... LO NGGAK PUNYA IMAN!!!
Lo ngingetin ya udah ngingetin aja! Nggak usah pake ngancem-ngancem! Lo pikir gue takut? Mau nanti hidup gue nggak tenang kek, mau nanti mati sakaratul maut gue dipersulit kek, mau titit gue bakal busuk sebusuk-busuknya kek, itu bukan urusan lo! Semuanya itu Wallahu Alam. Apa kata Tuhan. Kalo Tuhan berkehendak gue mati dengan keadaan titit membusuk, cuma Dia yang tahu kenapa gue bisa mati dengan keadaan titit gue membusuk. Ada urusan apa lo?
So dear kontemporer people yang baik hatinya,
udahlah, mending nggak usah percaya sama BC BC begituan. Yang percaya dan malah meneruskan BC itu, maaf aja, gue udah jahat banget menilai pemikiran kalian terlalu sempit. Ngapain takut sama BC??? Mereka cuma cari sensasi! Mereka lagi duduk santai sambil ngerokok dan ngopi (mungkin), dan dengan santainya mereka sebarin BC nggak bermutu kayak gitu. Sorry, gue nggak sepicis yang lo kira.
Lo nyebarin berita kalo dajjal muncul di atas bumi? Gue tanya deh, lo tau ciri2 dajjal seperti apa?
Gue percaya dajjal itu ada. Kapanpun kiamat datang, itu udah kehendak Tuhan. Mau lo lari kemanapun, ujung-ujungnya lo juga bakal mati.
Satu lagi. Beberapa hari yang lalu gue juga sempet dapet BC tentang penganiayaan anak lah, KDRT lah, ini lah itu lah. Intinya kita kudu nyebarin itu BC ke semua contact BBM dengan harapan BC itu bisa sampe ke KOMNAS HAM.
Dear yang ngirim BC, lo lupa teknologi surat elektronik yang namanya email? Lo lupa sama teknologi video sharing yang namanya Youtube? Lo lupa sama teknologi berbagai social media (dengan berbagai bahasa yang tidak keruan) yang sekali jadi TTWW bisa sampe ke telinga Presiden? Lo lupa juga sama fasilitas mention? Dan yang paling lo lupain sih kayaknya DI SETIAP DAERAH ITU ADA POLSEK DAN POLRES!!! LAPOR AJA!!!
MASIH MAU BILANG KALO GUE INI HIPERBOLA? MENDRAMATISIR? DRAMA QUEEN?
Pikirin lagi deh....
Tuesday, 7 October 2014
...........
di suatu malam dalam percakapan (yang tidak kukehendaki) via bbm.....
dia : dhita sudah makan belom?
aku : udah, daritadi
dia : aku kira belum makan. ini udah aku beliin ayam goreng, mau aku anter ke rumah kamu
aku : gausah, makasih
dia : terus gimana dong ini ayamnya?
aku : terserah mau diapain
dia: aku makan sendiri aja deh. Dhita nggak mau siiiihhh...
SAK ALAY-ALAY'E AKU JAMAN MBIYEN RA TAU SAK ALAY NGUNU!!!!
DELCONT!!!
dia : dhita sudah makan belom?
aku : udah, daritadi
dia : aku kira belum makan. ini udah aku beliin ayam goreng, mau aku anter ke rumah kamu
aku : gausah, makasih
dia : terus gimana dong ini ayamnya?
aku : terserah mau diapain
dia: aku makan sendiri aja deh. Dhita nggak mau siiiihhh...
SAK ALAY-ALAY'E AKU JAMAN MBIYEN RA TAU SAK ALAY NGUNU!!!!
DELCONT!!!
Friday, 3 October 2014
Mainan Baru #20factsaboutme
Katanya siiiiiihh..
Lagi musim mainan #20factsaboutme. Mungkin mainan satu ini yah cukup menarik, karena selain lucu dan kocak, permainan ini juga bisa sebagai wadah introspeksi diri. Tapi, sebelum saya mendapat tag dari orang lain mengenai saya, saya mencoba main #20factsaboutme (sendirian)...
Lets start, beibeh!
#20factsaboutme
- Terlahir dengan nama unik (baca: menjengkelkan) "Dhita Rizky Amelia". 3 nama dari bahasa yang berbeda; Slavia (Dhita; artinya hadiah), Arab (Rizky; artinya rezeki), Latin (Amelia; artinya anak perempuan yang cantik)
- Selalu protes dengan keberadaan huruf 'H' setelah huruf 'D' gegara lidah budhe medhok banget waktu bikinin akta kelahiran. Tapi alhamdulillah, 'DHITA' itu ada maknanya. Heuheu
- Terlahir dalam sebuah keluarga bergenetik dominan laki-laki (baca; satu-satunya keturunan perempuan dari keluarga Papa)
- Dari kecil sering dipanggil ndut, cempluk, tembem, apem, amber, bakpao gegara dua pipi nggak sopan banget mencuat dengan bulatnya.
- Lebih dominan otak kanan daripada otak kiri. Salah satu pembuktian; diantara lomba olimpiade sains, english speech contest dan festival musik pianika, yang menang malah yang pianika.
- Sangat suka musik dan membenci lagu.
- Kata Bobos (rekan deklamasi dan puisi sejak SD) sih, "Kami ini dibrojolin untuk membaca puisi". Yes, poetry reading is one of my talent and it is so hard to be developed! Not as easy as people say that a poetry reading is a simple thing!
- Cat is the number one priority pet. No others.
- Anak Papa. Setelah Papa meninggal, berevolusi jadi anak Mama (baca; selalu menjadi anak manja)
- Usia doang 20 tahun, kelakuan tetep 15 tahun.
- Instant noodle, Chocolate and ice cream addict
- Believe me, I can play guitar and drums.
- Egois, mau menangnya sendiri, tidak mau kalah. Pendendam berat. Mudah trauma
- Mata Rusak. myopi 1.5, presbiopi 2.5, dan astigmatisme 1 -_______-
- Pemilik alis yang menyabang. Cabang Surabaya, cabang Solo, Cabang Jember, tapi pusatnya di Probolinggo. Sukses!!! (y)
- Sering dikatain Tukang PHP. Padahal enggak kok! Tanya aja ke semua orang kalo nggak percaya! (pasti mereka bakal keukeuh bilang kalo saya tukang PHP -____-)
- Lebih tertarik ke brondong karena sendirinya masih super childish. Heqeqeqeqeqeqe~
- Baru bisa make up. Itupun hasilnya pasti kayak ondel-ondel yang berkeliaran di sekitar Monas...
- Pekerja keras sekaligus pemboros.
- Suka bikin cewek-cewek iri. Nggak usah pake produk Veet, kaki saya sudah tak berbulu. Cantik itu kulit mulus bebas buluuu~
Kayaknya sih 20 point di atas masih kurang yah untuk menggambarkan saya?
Hmmm mungkin di kemudian hari akan ada #20factsaboutme yang lainnya :D
Poin pentingnya adalah;
20 hal yang saya ceritakan di atas adalah benar adanya. Nggak ditambahin, Nggak dikurangin, dan tanpa MSG... Rasanya pass....
regards,
dhitarizkya
*Niih, tak kasih bonus. Biar kalian semua percaya, kalo pipiku emang udah nyolot dari lahir, bukan tak tembem-tembemin biar keliatan unyu! Ini alami secara genetik, tjoy!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)
