tak kan selamanya
tanganku mendekapmu
tak kan selamanya
raga ini menjagamu
seperti alunan detak jantungku
tak bertahan melawan waktu
dan semua keindahan yang memudar
atau cinta yang tlah hilang
tak ada yang abadi, tak ada yang abadi
tak ada yang abadi, tak ada yang abadi
wooo... biarkan aku bernapas sejenak
sebelum hilang
tak kan selamanya
tanganku mendekapmu
tak kan selamanya
raga ini menjagamu
jiwa yang lama segera pergi
bersiaplah para pengganti
tak ada yang abadi, tak ada yang abadi
tak ada yang abadi, tak ada yang abadi
lirik itu menggambarkan bahwa ayah takkan selalu bisa menjaga kami
pasti tahu kan itu lagu apa?
lagu yang dipopulerkan oleh Peterpan yang tak kuketahui pada tahun berapa itu perlahan mengusik fikirku beberapa hari ini.
ayah, sangat menyukai lagu itu, tiap berpergian menggunakan mobil.
entri lagu itu tak pernah absen dari list musik di mobil.
perlahan aku menyadari makna dari lirik lagu itu
takkan selamanya, tanganku mendekapmu
takkan selamanya, raga ini menjagamu
lirik itu menggambarkan bahwa ayah takkan selalu bisa menjaga kami
suatu saat ia pasti pergi meninggalkan kami
seperti alunan detak jantungku
tak bertahan melawan waktu
akan kutekankan pada DETAK JANTUNG
detak jantung ayah tak bisa bertahan melawan waktu
karena memang, serangan jantung tak kenal waktu dan susah untuk dilawan dengan tenaga seorang yang sedang sakit keras
akan kutekankan pada DETAK JANTUNG
detak jantung ayah tak bisa bertahan melawan waktu
karena memang, serangan jantung tak kenal waktu dan susah untuk dilawan dengan tenaga seorang yang sedang sakit keras
dan semua keindahan yang memudar
atau cinta yang tlah hilang
dan jujur, memang, dalam merawat ayah, aku dan bunda sempat mengalami kejenuhan. bosan.
hingga aku harus merelakan liburanku untuk di rumah saja hanya untuk merawat ayah.
aku juga melewatkan malam sweet seventeenku dengan menjaga ayah pada malam hari
aku memang sempat bosan
dan jujur, memang, dalam merawat ayah, aku dan bunda sempat mengalami kejenuhan. bosan.
hingga aku harus merelakan liburanku untuk di rumah saja hanya untuk merawat ayah.
aku juga melewatkan malam sweet seventeenku dengan menjaga ayah pada malam hari
aku memang sempat bosan
tak ada yang abadi, tak ada yang abadi
tak ada yang abadi, tak ada yang abadi
di dunia ini memang tak ada yang abadi
begitu juga dengan ayah. setiap manusia pasti akan meninggalkan dunia ini, cepat atau lambat
di dunia ini memang tak ada yang abadi
begitu juga dengan ayah. setiap manusia pasti akan meninggalkan dunia ini, cepat atau lambat
wooo... biarkan aku bernapas sejenak
sebelum hilang
ayah ingin bahagia sejenak sebelum ia pergi meninggalkan kami semua.
gue nggak tau apa kebahagiaan yang ia rasakan sebelum akhirnya ia menghembuskan nafas terakhirnya.
hanya ia dan Tuhan saja yang tahu
ayah ingin bahagia sejenak sebelum ia pergi meninggalkan kami semua.
gue nggak tau apa kebahagiaan yang ia rasakan sebelum akhirnya ia menghembuskan nafas terakhirnya.
hanya ia dan Tuhan saja yang tahu
jiwa yang lama segera pergi
bersiaplah para pengganti
ayah telah pergi, dan bersiaplah para pengganti.
itu adalah aku...
aku yang akan menjadi penggantinya.
semua sifatnya jelas terturunkan padaku.
semua impiannya yang belum tercapai akan aku wujudkan dalam kehidupanku
aku mencintaimu ayah, sampai kapanpun, kaulah lelaki terhebat di muka bumi ini
tenanglah disana..
karena....
secepatnya aku akan menyusulmu...............
-vranka-
on a peace condition
ayah telah pergi, dan bersiaplah para pengganti.
itu adalah aku...
aku yang akan menjadi penggantinya.
semua sifatnya jelas terturunkan padaku.
semua impiannya yang belum tercapai akan aku wujudkan dalam kehidupanku
aku mencintaimu ayah, sampai kapanpun, kaulah lelaki terhebat di muka bumi ini
tenanglah disana..
karena....
secepatnya aku akan menyusulmu...............
-vranka-
on a peace condition
No comments:
Post a Comment