Wednesday, 20 June 2012

aku tidak seperti itu.



liat cowok ini, suka. liat cowok itu, suka.
teman, aku tidak seperti itu. tapi bisa aku rasakan, betapa susahnya jadi aku yang kerap dianggap sebagai orang ketiga lah, perusak hubungan orang, perebut pacar orang lah, dan semacamnya.
teman, aku tidak seperti itu. kalian tak tahu bagaimana rasanya jadi aku. aku, adalah tipikal cewek aneh. sampai saat ini aku tidak tahu bahwa aku ini cenderung feminin atau tomboy. namun, dari cara berpakaian, aku lebih suka dengan pakaian (bukan dandanan) cowok yang kasual dan serba simpel. dan jangan heran, aku punya banyak sekali teman dekat cowok. karena entah mengapa aku lebih nyaman berkomunikasi ataupun bertukar pikiran dengan para cowok. bukan untuk caper, tapi memang aku lebih nyaman ngobrol dengan cowok.
untuk kepribadian, ada seseorang yang pernah bilang padaku, "sebenernya kamu itu sudah cukup bisa berpikir dewasa, tapi sikap dan tingkah lakumu itu lhoo... sebelas duabelas sama tingkah laku anak kecil! terkesan suka manja"
teman, aku tidak tahu. sedari dulu, seperti inilah sifatku. aku terbiasa manja. tapi adakalanya aku bisa menempatkan diriku pada timing yg pas untuk tidak bersifat manja. tapi selalu saja orang2 di sekitarku memandangku sebagai gadis remaja yang sok imut seperti anak kecil yang suka memanja.
teman, aku tidak seperti itu.
seringkali aku dimusuhi oleh cewek-cewek yang mengira aku sedang mencoba merebut pacarnya. bahkan beberapa cewek itu sebenarnya bukanlah pacar cowok tersebut. hanya cewek-cewek itu menyukai si cowok. sebut saja si cowok itu Mr. Nn dan Mr. Mm
sedikit cerita mengenai Mr. Nn. menurut kebanyakan orang yg mengenalnya, ia tampan. banyak cewek yg menyukainya. tapi tidak denganku. setampan apapun dia, sungguh, aku tak pernah suka secara spesial padanya. hanya teman. dan sialnya, beberapa cewek yg menyukainya sungguh tak suka jika aku ada di dekatnya. padahal kami sedang berbincangg mengenai sesuatu yang sangat penting. kami berdua tak pernah membicarakan sesuatu di luar konteks urusan kami. sampai-sampai sepertinya pacar dari Mr. Nn ini pun tak suka aku sering berbincang dgn pacarnya. tapi aku nggak bisa berhenti berhubungan dengan Mr. Nn, mengingat urusan kami sangat urgent dan penting.
kemudian Mr. Mm. kuakui, aku sempat mengagumi Mr. Mm. ia tak setampan Mr. Nn. namun aku bisa melihat kharisma tersendiri yg ada pada dirinya. hingga aku bisa membaca 2 pasang mata yang tak menyukai kedekatanku dengan Mr. Mm. bagaimana Mr. Mm tidak disukai gadis-gadis itu jika Mr. Mm merupakan orang yg sangat menyenangkan, begitu juga menurutku. hingga hubungan baikku dengan Mr. Mm merenggang pun, gadis-gadis itu tampak masih stay away dariku. padahal aku tak pernah berharap lebih atau bertingkah berlebihan pada Mr. Mm --a

tak hanya Mr. Mm dan Mr. Nn. pernah juga dulu, Mr. Xx, Mr. Aa, Mr. Ss, dan masih banyak Mr. Mr. lainnya --a
salah satunya Mr. Ss. ia adalah mantan pacarku. ia sempat punya pacar setelah setahun putus dariku. cewek itu yang menembaknya. karena kasihan, diterimalah cewek itu menjadi pacarnya. mengingat menurut salah satu teman dr Mr. Ss mengaku bahwa sebenarnya Mr. Ss masih sayang sama aku jauh melebihi pada pacarnya, membuat si cewek marah dan mencoba melacakku lewat jejaring sosial twitter, mengingat jarak kami cukup jauh. aku di probolinggo, sementara mereka di bogor. ia menuduhku telah mencoba merebut Mr. Ss darinya. padahal tidak sama sekali. bahkan aku sudah tak punya rasa spesial lagi untuk Mr. Ss

kasus di atas sudah sering terulang. lebih dari 7 kali. gadis2 itu selalu mengkambing hitamkanku. kenapa selalu begini???

tapi, aku hanya memandang wajah itu. wajah yang tak tampan, tapi sangatlah tampan bagiku. tak pernah bosan aku memandangnya. wajah yang dewasa dan tenang. wajah dengan senyum manis bibirnya serta tubuhnya yang tegap. ia telah berhasil membuatku kagum tanpa sebab melebihi pada Mr. Mm. bukan karena pelet dukun, tapi aku bisa melihat seperti ada sesuatu yg istimewa di dirinya. ya, hingga saat ini aku masih menyukainya. aku suka senyumnya yang sangat manis dan betapa semua kalimatnya mampu membuat bibirku menyunggingkan senyum geli. terus-terusan aku menunggu. karena ia adalah salah satu tujuan dan target kebahagiaanku.

sekali lagi, teman, aku tidak seperti itu. jika aku adalah gadis yg mudah suka pada orang lain, mungkin sudah melirik yg lain dan berpaling dari pandanganku pada lelaki itu. sedangkan aku sungguh tak bisa melupakan eksotika senyumnya kapanpun ia tersenyum. matanya yg sedikit sipit, hidungnya yg lumayan besar dan mancung, kulitnya yg cokelat, serta beberapa karakteristik rahasia yg aku kagumi.

tolong teman, aku tidak seperti itu.

No comments:

Post a Comment