Tuesday, 4 June 2013

My name is Dhita, and I'm SINGLE


'Mbak, Mbak nggak punya pacar, ya?'
kalimat di atas adalah pertanyaan dadakan dari adik teman saya saat saya berkunjung ke rumahnya. Entah dia dapat bisikan gaib dari mana, ia bisa tau kalau saya tidak punya pacar.
dengan muka polos saya menjawab, 'Iya, Aku nggak punya pacar. Emangnya kenapa?'
dia jawab dengan tak kalah polos, 'Yang lain aja udah punya pacar, kok Mbak belum?'
dengan tersenyum lebar saya menjawab, 'Kan barusan Ujian, jadi Aku fokus Ujian dulu,'
dan entah bagaimana bisa, bocah kelas 4 SD ini mendadak dewasa dengan berkata, 'Mungkin belum waktunya, ya, Mbak,"
sebagai respon gemas, saya mencubit pipinya yang tembem.

Fiiiuuhhh...
Lagi-lagi disindir-sindir kenapa saya nggak punya pacar. Waktu itu disindir bocah 16 tahun, eh kemaren disindir bocah kelas 4 SD!
Memang sih, saya ini satu-satunya gadis single di kelas. Karena buat saya, punya pacar itu bukan sebuah sunnah, apalagi kewajiban. Kalo kata banyak orang sih, kalo nggak punya pacar di jaman gini itu sama dengan nggak laku. Tolooooooonnngggggg.....
Sebenernya saya juga nggak pengen pusing-pusing amat mikirin hal beginian, tapi semakin sering disindir, eh makin pusing pula jadinya. Ambooooiii

Beberapa waktu lalu, saya memang sering galau. Galau parah. Susah move on. Secara, saya mbulet dengan satu orang selama 5 tahun. *meremat gelas aqua*
Tapi pada akhirnya saya bisa move on juga. Akhirnya kami sepakat untuk menjadi teman baik dan tidak akan pernah menyindir-nyindir masalah 'BALIKAN'. Wes rek, mblenek mbulet 5 tahun. Mbok pikir enak a? LDR maneh! Lebih enegnya lagi banyak orang di sekeliling saya yang bolak-balik tanya, 'Sekarang Dhita lagi sama siapa nih???' 'Pacarmu yang mana sih Dhit?' 'Gimana? Udah dapet yang baru?' 'Mau jadi pacar saya?'. Pertanyaan terakhir saya jawab dengan, 'Eh, kemaren ada gerhana matahari ya? Kamu liat nggak? Aku nggak sempet liat soalnya lagi asyik ngerumpi di perpus,' *krik
AKU YANG SINGLE KOK KALIAN YANG BINGUNG SIH? Aku yang single loh biasa aja tuh.

Belum lagi kalo dengerin komentar adik saya, 'Mbak, kalo penampilanmu kasual gini-gini aja, kamu kapan lakunya?'
DITANYA KAPAN LAKUNYA, TAPI PAS SUKA SAMA SESEORANG DITENTANG KERAS GARA-GARA KAMU BENCI DIAAAAA!!!
'Hah? Karo arek iku? Sing genah ae, Mbak! Mending awakmu ndak usah pacaran mesisan!'
Hmmmmm
Lebih bikin galau lagi dengerin ceramah mami, 'Kamu tuh harus mempercantik diri gitu loh, biar nggak jomblo perak!'. Tapi giliran saya lagi ngerasa lagi bahagia karena disms someone, eh mami malah nyeletuk, 'Jangan pacaran terus, masa depanmu masih panjang!'
'Mam, tuh kucingnya mami abis pup di kamar mandi nggak disiram' *meremat gelas aqua*

Kalo ada yang tanya, 'Kamu itu pengen punya pacar yang gimana sih, Dhit?'
Aku pengen punya pacar yang........
seGANTENG NABI YUSUF,
seTEGAS PAPA SAYA,
seMACHO ARIA BARON,

seKINCLONG SULTAN DJORGHI,


bersuara berat ADHI PERMANA, aaaaaahhhhhh.....


Bah sampek aku matek a gak kiro iso nemu wong sing koyok ngene pek!

Saya cuma mau sama orang yang BISA MEMBAWA SAYA MENJADI PRIBADI YANG LEBIH BAIK LAGI. Simpel kan? Tapi susah badai nyarinya!
'Aaaahhh, Dhita terlalu pilih-pilih siiiihhhh'
terlalu pilih-pilih apanya? Saya cuma mau orang yang bisa menjadi imam yang baik buat saya dan bisa membawa diri saya menjadi pribadi yang lebih baik. Letak kesalahannya dimana? Letak pilih-pilihnya dimana?????

So, guys, having a boyfriend/girlfriend is not always make you happy. Have a nice love with your own! And I? Later on dulu aja laaaahhh :D


No comments:

Post a Comment