selama 2 bulan hidupku sedikit tidak beraturan. selama 2
bulan itulah aku lebih banyak menghabiskan waktuku di sekolah untuk menggarap
proyek Pensi Osis ventwell, dimana (lagi-lagi) aku ditunjuk sebagai show
director pensi tersebut. masih sama seperti tahun lalu, (lagi-lagi) aku juga
membuat naskah. sebuah pelanggaran besar dalam dunia perfilman, bahwa tidak ada
yang namanya sutradara membuat naskah. tapi karena aku juga hobi menulis
naskah, yasudah, aku terima saja tawaran itu. itung-itung meyalurkan hobi di
sela waktu senggang.
hari ke hari. hingga awal bulan november dapet SK dari pihak
pemkot bahwa PSP kota akan dilaksanakan pada tanggal 19 November. buseeettt
tapi akhirnya juga diganti tanggal 28 November, dan itu
adalah H-1 pensi. bisa bayangkan sendiri kan gimana sibuknya aku membagi waktu
antara tugas sekolah, melatih musikalisasi puisi untuk PSP dan pensi.
cerita soal PSP dulu ya.
sempat ada rotasi personil. tapi yang ini sudah fix buat
PSP. latian susah payah. alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan, 3 penyaji
terbaik non-ranking. meskipun sepertinya sudah tidak mungkin untuk maju ke
tingkat propinsi. dengan kata lain, yaaaah, prestasi yang turun, atau memang...
nah ini dia pemirsaaaa.. seni. seni itu abstrak. seni tidak
pernah ada yang salah. karena seni adalah bentuk ekspresi. dan interpretasi
setiap manusia itu pastilah berbeda. tapi adalah salah satu hal yang merugikan
jika tim penilai suatu festival mempunyai interpretasi yang berbeda dengan
konsep asli suatu seni.
musikalisasi puisi memang termasuk seni modern, karena seni
ini pertama kali dipublikasikan di negara utara dan barat (semacam russia dan
turki).
dan akhirnya kemenangan pertama diberikan kepada si tuan
rumah yang menurut kami tidak sesuai dengan konsep aslinya. awalnya ya aku
kecewa. sepanjang perjalanan pulang, di mobil alhasil akupun hanya bisa terdiam
dan sempat meneteskan air mata. dan karena itulah aku merasa bersalah pada
adik-adikku yang sebenarnya sudah susah payah tampil maksimal. dan sebenarnya
mereka bukan kalah, tapi kami terbendung oleh 'kesalahan prinsip' tadi.
mungkin karena memang adik-adikku ini amat tidak ingin
melihatku menangis, mereka berusaha menghibur dengan berbagai candaan
menggelitik yang akhirnya membuatku tersenyum kembali. kemudian mendadak dapat
pencerahan licik, "kalau si tuan rumah dipercaya untuk mewakili ke tingkat
propinsi, kita lihat saja, apakah mereka akan mendapatkan predikat juara jika
menggunakan konsep yang salah seperti itu!" *tawa setan
karena secara, 2 periode sekolahku menyabet gelar juara
musikalisasi puisi di tingkat propinsi dengan konsep yang sama. dan rasanya
amat sangat tidak logis jika kami kalah meskipun konsep kami masih sama.
apalagi jika hanya tingkat regional --a
usai makan siang, langsung cus dianter Rama ke gedung Widya
Hardja dimana gedung itu merupakan venue pensi sekolahku selama 2 periode.
begitu masuk gedung, wooooooooooooowwwww *Alfat mana
Alfaaaaaatttttt
kain party-nya meeeeennnn.
usai puas memandang betapa aduhainya dekorasi pensi,
langsung cus ke meja operator dimana disitu ada Misbah dengan muka super serius
tertekuk akibat tidak tidur semalaman sementara projeknya masih belum kelar
juga. kususul kesibukannya dengan mulai menyusun timing rundown yang udah 11-12
sama ngerjain soal akuntansi. untungnya dari awal udah dicicil. jadi lumayan
enteng nyelesaikan rundown-nya.
usai rundown beres, langsung koordinir pengisi acara buat
gladi resik. namun karena pihak sound Rajawali yang kami sewa dari jember masih
belum sampai ke gedung, alhasil kami gladi resik menggunakan sound sekolah.
untunglah hanya ada sedikit hambatan pada sesi gladi resik ini.
dan mungkin karena aku, halida, adysti, misbah dan rizka
sudah amat sangat kelewat stress sebagai bagian pengurus acara, kami jadi main
bendan (entah dalam bahasa Indonesia dinamakan permainan apa). terlihat seperti
anak kecil sih. tp alhamdulillah, aku memenangkan permainan itu :p
gladi resik masih berlangsung hingga malam. di saat itu
pikiran sudah penat sekali. yang ada hanya emosi karena gladi resik molor
sangat lama. tapi mungkin hal itu bisa terselesaikan saat akhirnya sound dari
Rajawali akhirnya datang, serta pihak lighting dan efek.
akupun pulang dengan muka lusuh pukul setengah 10 malam. udah
semi hands up. aku yang sebenarnya ingin beli sepatu baru buat pensi besok, pun
gagal. toko-toko udah pada tutup --a
capek, tapi nyampe rumah malah nggak bisa tidur. kepikiran
gedung. kepikiran tim perlengkapan, dekorasi, dan tim multimedia yang lagi kerja
keras di gedung. pukul 12, penggarap background panggung, Nazar, sms,
"ternyata estimasiku meleset, durasi video openning 5.40 sekon," sms
itu membuatku mendelik hebat dan terbangun dari bantal empuk yang baru dijemur
tadi siang. waduh? cemas bukan main di tengah malam dan nggak tahu harus bales
apa. entah bagaimana ceritanya, ketiduran. jam 2 pagi baru kubalas,
"yaudah nggak apa-apa. meskipun jauh banget dari perkiraan rundown (pas
siang dia bilang 3.5 menit), yang penting video openning jadi dulu," dan
pada pukul 2.48 pagi Nazar sms lagi membawa pencerahan, "ralat, durasi
video openning pas 3.40 sekon!"
kyaaaaaaa cucok banget sama rundown!!! alhamdulillah...
pukul 3 pagi, Misbah sms dan aku lupa isinya apa, yang
jelas, sms itu membuatku tidak bisa tidur lagi hingga subuh menjelang. mandi,
sholat kemudian sempat sarapan sedikit, abis gitu cus ke gedung pukul setengah
6. sebagian pengurus osis udah pada cantik-ganteng, sebagian juga masih bermuka
lusuh. buru-buru sebagian yang bermuka lusuh tadi pulang ke rumah, buruan mandi
dan segera kembali ke gedung. pagi-pagi pengennya sih foto di red carpet. tapi
apa daya, harus briefing si Vina, yang baru tahu pagi itu juga kalo dia
kebagian ngatur lighting. dengan muka melas sambil menggenggam gemas
lembar-lembar rundown Vina berlari ke arahku dan berkata, "Dhiiiiiiittt,
ajarin ngatur lightingnya dong. maksudnya lighting di rundown ini gimana? all
color random fast itu apa? terus low smoke itu barengan sama lighting nggak?
terus yg general lighting itu lampu yang mana? mencet tombol yang mana? aku
nggak ngerti blaaaaaasssss"
maka kujelaskan padanya satu persatu adegan dan penampilan
di pra-acara, acara inti dan Mahakarya. usai kujelaskan semuanya, ia mulai
duduk menyendiri dan menekuri lembar-lembar rundown tadi. lebih mirip seperti
seorang siswi yang hendak ujian dengan SKS. Sistem Kebut Sejam. karena memang
sejam lagi ia harus menjalankan tugasnya sebagai operator lighting.
pra-acara dibuka dengan sangat apik oleh Vinnec band yang
membawakan lagu Beautiful-nya Cherry Belle dengan versi Rock. kemudian disusul
oleh 5econdsense band, Radium Band, Indigo Band, Agil and the Black serta Acid
Rain band. Vina sudah mulai mahir untuk memberikan instruksi lighting dan
mengarahkan lampu sorot ke vokalis band yang loncat kanan loncat kiri kayak
katak dengan lancar. tapi ya sesekali "Dhiiiiittt, ini masa lightingnya
gantung? nggak general lighting aja sebelum lights off?" berhubung otak
udah blushing dengan elemen rundown yang lain, terkadang aku menjawab,
"aduuuuhh terserah Vina deh bagusnya gimana!" dan terlihat muka Vina
yang mengisyaratkan respon yang, "Haa??"
ini yang ditunggu-tunggu. Mahakarya Pensi Smasa Rong Ewu
Rolas. untuk kedua kalinya aku nge-direct acara beginian semenjak pensi tahun
lalu adalah yang pertama kalinya. aku masih ingat kala itu percakapan antara
aku, halida, dan adysti tersambung oleh HT...
aku : Halida,
Partisi kanan siap??
halida : lapor,
pengisi acara di partisi kanan siap.
aku : Adysti,
partisi kiri siap??
adysti : lapor,
pengisi acara di partisi kiri siap.
aku : *telp
misbah* video openning dan background siap?
misbah : VO dan
background setiap performance udah siap dari tadi...
aku : eeerrr...
sound dan lighting siap??
akmel :
*mengacungkan jempol*
Vina : eee..
Insya Allah, Dhit. bantuin yaaa..
aku : iya..
semuanya perhatikan saya. Mahakarya Pensi Smasa Rong Ewu Rolas akan dimulai
dalam 5,4,3,2,1. Mahakarya Pensi Smasa Rong Ewu Rolas, PLAY!!
*prok prok prok prok prok*
sejumlah tepuk tangan penonton membuatku sedikit lega,
mereka memberikan apresiasi atas komunikasi formal yang singkat tadi. lalu
ditampilkan video openning garapan Nazar yang mengajak adrenalin penonton untuk
mengikuti acara pensi ini. apalagi diiringi backsound yang menyentuh..
widiiihhh kemudian........
AKMEEELLL, SOUND OPENNING!
*telp misbah* MIIIISSS, VIDEO OPENNING SIAP PLAY!
VINAAAAAAA, ALL COLOR RANDOM SLOW TANPA SOROT DAN GENERAL!
HALIDAAAA ADYSTIIIIII, CHECK LAGI CHEERS ONE DAN DANCE INNEZ!
kemudian, kudengar orchestra sound karya Erwin Gutawa
mengalun menggema di dalam gedung yang membuat gemuruh penonton makin ramai
terkagum, bikin merinding.
usai menikmati durasi 1 menit 5 detik tentang sound
openning, langsung cus ke mahakarya. alhamdulillah sih berjalan cukup lancar,
sedikit malu karena aku sempat membuat kesalahan fatal di bagian sound. mungkin
karena lagi panik dan nggak sabar, sementara sang operator pengganti, Misbah,
tengah bingung ini sudah sampai naskah yang mana, harusnya aku pencet stop,
jadi pencet play. alhasil dialog scene 6 mulai dari awal, padahal udah hampir
kelar --a
maaf ya buat Difra, Denis, Ira dll yang udah pasang muka
merah padam karena malu.. saya benar-benar minta maaf..
hingga sampai hampir di penghujung mahakarya, scene 9, guru
kesenian dan guru sosiologi, Pak Misbahul (beda sama misbah yang tadi lho ya,
mereka bukan bapak dan anak :p) dan Pak Wafi unjuk kebolehan ngelawak meskipun
lipsyng. dan karena lipsyng itulah, ada kesalahan berikutnya. rekaman yang
harusnya di play itu bukan rekaman yang itu. yang di play malah rekaman yang
palsu aliyas rusak. untungnya pak bahul dan pak wafi masih bisa bertingkah lucu
di atas panggung dengan bakul satenya itu.
ketika scene 10 menjelang, giliranku berlari ke backstage
untuk mempersiapkan closing kolosal dengan seluruh pemain mahakarya. latihan
closing ini hanya berlangsung kurang dari 2 jam saat H-4. ajaib looohh :D
usai closing, aku berlari masuk lagi ke partisi kemudian
sontak aku, Halida, dan Adysti saling berpelukan tanda tugas kami sudah
selesai. merasa lapar, kami langsung ngebaso ehehehe :p
usai ngebaso, eh ketemu sama temennya mas Edwin yang entah
siapa namanya, menghampiri aku, halida dan adysti dan berkata, "wah, ini
ya subsie acaranya? selamat ya, acaranya berlangsung sukses!"
dengan muka merah sumringah, aku, halida, dan adysti pun
cuma bisa nyengir dan jawab, "ehehehehe makasih banyak, mas.."
terus mas itu bilang lagi, "kalian benar-benar hebat.
bisa memanage acara semegah itu. belum pernah saya melihat pensi semegah itu,
terlebih bikinan anak SMA. benar-benar spektakuler! buat saya, atmosfer di
dalam sudah seperti konser indoor," *kalimat ini yang bikin kami bertiga
merinding dan sekali lagi bilang, "ehehehehe makasih mas. alhamdulillah yah.."
*tiba-tiba jiwa syahrini merasuk dalam tubuh kami. entah gimana caranya jiwa
itu berbagi tugas masuk ke tubuh kami bertiga.
"tapi ada satu hal yang sebenernya bisa bikin panggung
lebih 'manis', yakni confetti"
kujawab kilat, "sebenernya kita juga maunya gitu mas,
cuman karena kita juga kesusahan ngatur gimana ngejatuhin confettinya, ngga
jadi deh. lagipula pihak penata panggung juga nggak punya alat buat
confetti,"
dan dijawablah oleh mas itu entah bermaksud bercanda atau
gimana, "suruh aja anak properti bawa ember berisi confetti ke atas
reeging!" *krik krik krik..
"kan bisa pake mercon confetti" tambahnya.
*zzzzeeeeeeennnggggg... kenapa nggak kepikiran???
"hehehe, iya juga ya.. tapi mau cari merconnya juga
dimana mas?"
"di surabaya banyak.." jawabnya enteng sekaliiii
--a
"aaahh satu lagi, harusnya waktu openning, kalian
tambahkan kembang api air mancur di depan panggung. pasti lebih keliatan
'ganas' tuh openningnya,"
sejenak kami bertiga saling pandang dan halida menjawab
polos, "takut kebakaran mas..."
"kan kita pake kain party, mas.." tambah adysti
menghilangkan kesan ambigu kalimat halida.
bener juga, kalo masuk koran ya pasti bakalan jadi headline,
"PENSI SMA 1 PROBOLINGGO 'MEMBAKAR' PANGGUNG" kan jadinya ngga catchy
banget meeeenn...
usai sanjung menyanjung, mas itupun berlalu pergi ke
backstage mempersiapkan K2-reggae, si band openning act. sementara kami bertiga
pergi sholat dhuhur. dalam sholat itu aku benar-benar sujud syukur atas rahmat
Allah yang mengizinkan #pensirongewurolas ini berjalan spektakuler dan banyak
yang menyukainya, tak terkecuali guru-guru.
usai sholat, ke backstage. terlihat sabil, siswa smasa yang
hendak tampil beatbox bersama kedua temannya yang udah nunggu 2 jam, tapi nggak
tampil-tampil juga gara-gara dari pihak 5menit band lama uanjir check sound-nya
--a
kasian si trio beat box mas Rizal, mas Aris dan Sabil.
usai check sound yang lama membahana itu, mereka bertiga
akhirnya tampil juga si trio beat box. usai mereka tampil, aku halida dan
adysti segera keluar dari backstage. tiba-tiba halida dan adysti menghilang dan
aku kehilangan jejak mereka berdua. mungkin mereka sudah mengambil posisi tepat
di depan panggung.
rasanya aku ogah banget buat jingkrak-jingkrak nikmatin
penampilan K2Reggae dan Vminutes. aku lelah sekali. badan pegel-pegel abis.
kemudian menyusuri red carpet di tengah-tengah kerumunan tempat duduk penonton.
eh, ngelihat ocha dan bella. yaudah, duduk kumpul sama mereka. tak lama
kemudian, penampilan openning act dari K2Reggae dimulai. di tengah-tengah penampilan
mereka, aku melihat ada sesuatu yang menarik perhatianku. sesuatu yang membuat
adrenalinku untuk ikut jingkrak-jingkrak. tapi, 2 minggu yang lalu dengan
angkuh aku bicara, "aku nggak bakal ikutan jingkrak-jingkrak. aku nggak
suka musik Reggae. (kecuali Shaggy Dog, entah kenapa semenjak pensi tahun lalu
dan Shaggy Dog menjadi guest starnya, aku mendadak suka Shaggy Dog). apalagi
liat Vminutes. udah beda sama Vminutes pas masih jamannya mereka pake celana
motif kotak kayak sarung"
keteguhan hatiku tengah dipertaruhkan, saudara-saudara!
maju, nggak, maju, nggak, maju, nggak. maju nggak ya??
OKE! kali ini aku nekat munafik. aku akan ikut
jingkrak-jingkrak. masa bodoh dibilang nggak konsisten. aku jingkrak-jingkrak
demi 'sesuatu' itu. dengan muka yakin dan mantap, aku berdiri dari tempat
duduk, "aku ke depan duluan ya. mau ikut jingkrak-jingkrak. ini kan pensi
terakhir, kapan lagi kita hura-hura have fun begini." ucapku pada bella
dan ocha yang berpandangan bingung melihatku yang berubah pikiran.
saat aku maju, K2reggae nyanyi lagunya shaggy yang Honey.
untung suka lagu itu, jadinya bisa ikutan nyanyi dan jingkrak-jingkrak.
20 menit berlalu dan akhirnya ini yang semua warga smasa
tunggu-tunggu. Five Minutes jadi guest star #pensirongewurolas meeennnn!!!
bangga sekali rasanya melihat Richie dan kawan-kawan beraksi di panggung
#pensirongewurolas kami. secara meeenn, group band papan atas Indonesia gitu
loh, grade B lagi. muehehehehe~
rasanya usaha kami selama berbulan-bulan itu terbayar indah.
beeeeehhh super sekali deh rasanya.
tapi emang ada yang lebih super sih. ehehehehe apa yang aku
mau, aku dapatkan hari itu. simpel sih. tapiii...... aaaarrrrggghhh
*speechless*
*skip*
*skip*
Vminutes tampil dengan kerennya hingga pukul 17.30
usai Vminutes balik ke backstage, semua penonton juga ikutan
bubar. aku ikut bubar dan duduk lemas di kursi. capek banget. pengorbanan
meeeenn, ikut jingkrak-jingkrak demi mendapatkan 'sesuatu' tadi. Thanks God,
Engkau mengizinkan aku merasakan bagaimana rasanya mendapatkan apa yang selama
ini aku bayangkan.
mendadak ada yang menutup mataku dari belakang. pasti cewek.
nggak mungkin halida. kalo emang itu halida, yang ada dia pasti langsung
menggerutu kelelahan. begitu pula dengan adysti.
"Funny??"
"Iiiihh kok tau aja sih kalo ini aku," jawab fani
mengeluh dan melepaskan kedua telapak tangannya yang berhasil membuat
pandanganku jadi sedikit buram.
ia tampak galau. mungkin karena kehadiran sang mantan yang
hadir memenuhi undangan yang ia dapat untuk menjadi tamu pensi kali ini.
"Dit, coba liat ini..." fani menunjukkan ponselnya
di hadapan mukaku. sms dari mantannya yang memuji megahnya #pensirongewurolas
tadi. "Beneran keren, diiiiiiittt"
"alhamdulillah, fun. kan semua berkat kerjasama yang
baik dari seluruh elemen pensi ini" ujarku dengan muka lemas.
*tiba-tiba ada 'sesuatu' lagi. mencoba stay cool*
*skip*
*skip*
*posting kali ini kenapa kebanyakan skipnya sih? kan bikin
penasaran! nggak seru deh!
yeeee, yang posting siapa, yang protes siapa. suka-suka gue
kaleeeee
ahahahahahaha
kenapa? karena nggak pengen terlalu frontal soal perasaan.
akhirnya cukup dengan mendengarkan curhatan fani yang lagi
galau gara-gara mantannya. ckckckckckckck
pukul 19.00 dedek jemput aku untuk pulang. pamit pulang.
glek. Entahlah, stay cool ajaaaahhh -_-
sampe rumah langsung merangkai kata untuk disebarkan ke
beberapa orang yang udah bekerja keras untuk pensi ini. sumpah suer, sukses
abis. dan rasa bangga masih tertempel di hati ini sebagai show director untuk
yang kedua kalinya dan ini lebih sukses.
super duper hobah and thank you damn much buat seluruh
pengurus osis, yang udah pada ngerelain waktu KBM buat cari dana sponsor, semua
subsie #pensirongewurolas, tim multimedia (misbah, nazar, akbar), EO (mas indra
dan mas edwin), sebagian pengurus osis Rotellas, tim videografi, dan seluruh
pengisi acara #pensirongewurolas. kalian merupakan elemen yang saling
bahu-membahu bekerja keras demi suksesnya #pensirongewurolas. jika salah satu
di antara kalian tidak ada, apalah arti #pensirongewurolas ini. JI-OU-OU-DI-JE-OU-BI
= GOOD JOB! GOOD JOB!





No comments:
Post a Comment